Hi! Welcome to my backyard!
Visitors Counter

blog graphics
Free Hit Counter


Navigations

Profile Blog Links Joined Credits Newer Older
I am ME
Hello, i'm sekar, that's it. just enjoy my posts and thanks for visiting my blog :D

Tagboard

Rotten Things
May 2008 | June 2008 | July 2008 | August 2008 | September 2008 | October 2008 | November 2008 | December 2008 | January 2009 | February 2009 | March 2009 | May 2009 | June 2009 | July 2009 | August 2009 | September 2009 | October 2009 | December 2009 | January 2010 | February 2010 | March 2010 | April 2010 | May 2010 | June 2010 | July 2010 | August 2010 | September 2010 | November 2010 |

Nasi+Sukiyaki+Sayur Itu Enak Loh!
Wah, Thanks God, You Made My Day!
The Happy 110708 (Y)
Anak Kota Masuk Kampung
Posting Video
Payah Ah BETE
What A Big Bad Day Arrrggghh
Pamer Vakum
Procrastinator has done her homework. Hohoho
Ternyata Nggak Cuma Anak Sekolah Yang Suka Nyontek...

Music

MusicPlaylist
Music Playlist at MixPod.com

Dang Bangs
Written at Wednesday, November 19, 2008 | 4 opinions | back to top

Gue itu paling nggak bisa ngejaga sesuatu, baik milik gue sendiri ato bahkan orang lain. Kadang-kadang, sengaja ato nggak, gue bisa aja ngerusak sesuatu. Dari yang bagus bisa jadi jelek. Dari yang jelek bisa jadi makin jelek. Habit yang nggak banget.

Terakhir kali gue ngerusakin sesuatu, imbasnya kena ke gue sendiri. Bener-bener gue sendiri yang ngerasain akibatnya. Sementara orang lain pada ngetawain gue. Huhuhu.

Ceritanya, Senin (11/17) malem kemaren.
Abis selesai online, gue pergi ke kamar gue. Gue ngerasa kalo poni gue udah kepanjangan dan nggak banget. Akhirnya, gue memutuskan untuk memotong sendiri poni gue.

Gue duduk di depan kaca. Gunting, alas, sisir udah siap di depan gue. Gue ngeliat muka dan poni gue di kaca, trus bilang sama diri gue sendiri, "potongnya sejajar alis, jangan ketinggian."

Gunting di tangan kanan, rambut poni di tangan kiri. Gue menarik napas lalu menghembuskannya. Gue baca bismillah. Gue mulai menggunting rambut gue.

Kres. Kress. Kresss.

Akhirnya poni itu sudah terpotong. Gue liat potongan rambut itu. Gue perhatiin bener-bener. Just like something weird in it.
Akhirnya gue nyadar. Itu poni yang udah dipotong kok kayaknya panjang banget, ya, pikir gue.

Gue ngeliat ke arah kaca.
OMG. Oh My God. What the hell did I do?

Gue potongnya kepanjangan.
Poni gue pendek banget. HAMPIR ABIS.

HWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!
Gue histeris.

Tidak tidak tidak tidak tidak TIDAAAAAKKKKKK!!!!!!

Gimana ini gimanaaaaaaaaaaaaa?????? AAAAAAAARRRRRGGGGGHHHHHH!!!!

Okeh.
Gue histeris selama hampir setengah jam.
Poni gue jelek abis. Tipis, nggak rata, KEPENDEKAN PULA. Hueeehhh..

Setelah gue tenang, gue ngeliat poni gue lagi di kaca. Gue harus cari cara buat bikin ini poni terlihat biasa-biasa aja. BUT HOW?

Setengah jam gue berkutat dengan sisir. Cari bentuk yang paling pas supaya poni gue nggak jadi ancur-ancur banget.
Akhirnya, bisa. Gue bikin poni gue agak miring. Jadinya itu poni nggak bolong-bolong. Hueehh.. Thanks God. -___-"

Gue nggak cerita ke siapa-siapa soal poni itu. Takut lebih malu lagi. Untungnya bokap-nyokap gue nggak tralu ngebahas soal itu. Mereka cuma tanya, "potongan rambutnya kamu kemanain? Dibuang loh, jangan disimpen-simpen."
Tapi waktu gue mau turun dari mobil pas mau masuk sekolah, nyokap bilang gini ke gue, "brarti sekarang kamu udah bisa jadi hair-stylish, ya?" Dang dang dang.

Di sekolah? Oh jangan ditanya, please.
Pas gue ketemu Eva, dia bilang "Itu poni lo kenapa Nar? Kok 'welcome' gitu?" Welcome maksudnya poni gue belah tengah. Tengahnya jadi ngelengkung ke samping gitu.
Razzaq, temen sekelas gue, setiap ketemu gue pasti dia sok-sok niup jidatnya. Itu loh, kayak cewek yang poninya panjang, biasanya suka ngekedepanin poninya trus ditiup sampe terbang.
Kan poni gue pendek banget, jadinya gue nggak bisa kayak gitu..

Yang parah si Eno.
Bajunya kan selalu berantakan (beda jauh sama Karina woooo! lol). Kemaren gue teriakin, "Eno baju, Noo!"
Kalo biasanya dia cuma ngomong pelan-pelang "iyaa iyaa", kemaren tumben-tumbenan dia nunjukin jidatnya trus bilang, "rambut tuh rambuut.." Mongkies.

Banyak orang ngetawain gue, termasuk temen chat gue, Diane. Yaa, gue juga cerita ke dia tentang insiden poni itu. Benar-benar. Kalian tidak memikirkan perasaan kuu! *ekspresi desperate*

Oh yah, belom pada liat kaan poni gue? Nih gue kasih liat poni gue pas sebelum dan sesudah insiden itu. Jangan lupa kasih komennya yaa!







Gimana? Gimanaa? Komennya jangan lupa yaa! XD

-xoxo, Vany Naura :D-

Labels: , , , , ,